Selasa, 10 Juni 2014

Materi Mentoring

Menjadi Mentoring yang Sukses

Saya sedikit akan menjelaskan materi mentoring saya pada tanggal 07 Maret yang telah disampaikan oleh mentor saya dari Fajrul Islam Gunadarma.

Menjadi Mentoring yang Sukses, harus ada dinamisasi agar sukses dan produktif. Dinamisasi sendiri diartikan sebagai penekanan proses agar tujuan dapat tercapai. Sedangkan dinamis dapat diartikan sebagai mentoring yang berproses dan bergerak secara berubah-ubah sehingga menimbulkan kegairahan dan menghilangkan kejenuhan.
Produktifitas disini mengacu pada tujuan yang akan dicapai, yakni tercapainya kenaikan jenjang.

10 malasofat mentoring:
     1.     Salimul Aqidah : aqidah yang lurus
     2.    Sahinul Ibadah : ibadah sesuai syariat
     3.    Matinnul Khulk : ketangguhan akhlak/karakter
     4.    Qadirun a’lalkasbi : potensi atau kreatifitas (berdikari)
     5.    Mutsaqaful fikr : berwawasan luas
     6.    Qawiyul bism jism : kekuatan jasmani
     7.    Mujahidun linafsi : mengendalikan hawa nafsu
     8.    Munadzam fi syu’unihi : mengatur urusan
     9.    Haritsun ala waaqthi : memelihara waktu
    10. Nafi’un li ghairihi : bermanfaat bagi orang lain

Hal-hal yang melemahkan Iman
Iman sendiri adalah kebenaran dalam hati, diikrarkan dalam lisan, dan mengamalkan dalam perbuatan.
     1.     (Qs 91:9-10) => iman naik dan turun
     2.    Fenomena lemahnya Iman
-      Terjerumusnya dalam kemaksiatan
-      Tidak tekun dan malas dalam beribadah (Qs 4:142)
-      Memudarnya tali persaudaraan
-      Terputusnya tali persaudaraan
-      Terpaut pada urusan duniawi dan terlalu menccintainya (Qs 75:20-21)
-      Mengeluh dan takut musibah
-      Mencela yang ma’ruf dan tidak mau memperhatikan kebaikan yang kecil
-      Banyak berdebat dan bertikai yang mematikan hati
    3.    Sebab lemah nya iman
-      Lingkungan : jauh dari suasana/lingkungan iman dalam waktu yang lama (Qs 57:16)
-      Jauh dari pelajaran dan teladan yang baik
-      Jauh dari menuntut ilmu syariat
-      Berada ditengah lingkungan yang penuh dengan kemaksiatan
-      Tenggelam dalam kesibukan dunia
-      Sibuk mengurus harta benda, istri dan anak
-      Panjang angan-angan
-      Berlebih-lebihan

Mohon maaf bila ada kesalahan, karna kebenaran datangnya hanya dari Allah dan kesalahan dari saya sendiri. Wassalam.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar